1.200 Burung Kicau Adu Kemampuan Dandim Cup 2 di Alun-alun Wonosobo

Gak kurang dari 1. 200 ekor burung kicau ikuti Festival serta Lomba Kicau Dandim Cup 2 Wonosobo di Alun-alun Wonosobo, Minggu (21/10) saat lalu. Lomba berniat digelar Kodim 0707 Wonosobo dengan menggandeng Komune Kicau Mania Wonosobo, buat memberikannya area untuk banyak peminat burung buat mengasah serta tampilkan kapabilitas burung peliharaannya dalam arena kontes.

Komandan Kodim 0707 Wonosobo Letkool Czi Fauzan Fadli menyatakan begitu mengapresiasi aktivitas itu. Dikehendaki aktivitas sejenis itu bisa dibikin lebih baik kembali serta diharapan bisa jadikan menjadi aktivitas nasional. ” Terus dukung tinggi sportivitas, mesti menghargai ketentuan juri lomba serta juri kami memohon mesti lakukan tindakan jujur. Janganlah terbujuk pemilik atau tempat, ” tangkisnya.

Menurutnya, memang pihaknya berniat menggandeng Komune Kicau Mania biar mereka dapat mengantarkan semua anggotanya bersaing dalam arena itu. Jadi tidak sekedar beberapa anggota saja, tetapi beberapa anggota komune berniat ikutsertakan. ” Harapannya, even ini berubah menjadi referensi mau bikin even yang tambah besar kembali buat ke depannya, ” ingin Fauzan.

Dandim mengharapkan, mudah-mudahan dengan diselenggarakannya aktivitas itu banyak peminat burung utamanya di Wonosobo bertambah giat dalam beternak burung. Lantaran, dengan ikuti arena lomba, harga jual burung pasti dapat terangkut. ” Ditambah lagi sekarang ini ada banyak burung yang harga nya telah capai beberapa ratus juta. Ada burung yang telah ditawar dengan mobil baru. Ini berubah menjadi kesempatan upaya yang menjanjikan, ” jelas ia.

Gak cuma banyak pengemar burung saja, ujarnya, banyak warga dapat turut rasakan indahnya kicau burung banyak pecinta burung. Dengan ada banyaknya orang yang hadir melihat, pasti dapat mendongkel juga aktivitas perekonomian di lokasi Wonosobo. ” Beberapa orang luar Wonosobo hadir dalam arena itu, pasti mereka butuhan mengkonsumsi. Mereka pun ingin membawa oleh-oleh unik Wonosobo, jadi ekonomi menggeliat, ” paparnya.

Koordinator Festival serta Lomba Kicau, Sersan Beny Dwi Septanto mengimbuhkan, kicau mania Dandim Cup 2 Wonosobo memperlombakan beberapa kelas, mulai kelas Dandim, Kasdim, Danramil, Serdadu serta KMWB. “Dari tiap-tiap kelas dapat diambil juara I-III. Mengenai style burung yang dilombakan seperti murai batu, kacer, kenari lokal, cucak ijo, pleci, love bird, jalak suren, kolibri serta jenggot.

Mengenai keseluruhan kelas yang diperlombaan capai 30 kelas seperti Murai Batu Dandim, LB Dewasa A Danramil, Anis Merah Danramil, Cucak Hijau Kasdim, Kacer Kasdim, Pleci Wonosobo, Kacer Serdadu serta yang lain. Penyelenggaraan itu dilakukan atas keinginan banyak pecinta burung kicau utamanya berada pada Wonosobo, namun nyatanya yang ada tidak sekedar dari Wonosobo akan tetapi dapat ada dari bermacam daerah di Jawa.

” Perihal ini dibuktikan buat kelas Love Bird dimenangkan burung dari Banjanegara serta cucak hijau dari Purworejo. Pribadi buat kelas Love Bird penilain kesempatan ini gunakan skema berdiri sendiri, ialah prasyarat nilai cuma 1. 500 poin, apabila lebih karena itu burung itu dapat kalah. Dengan pemanfaatan skema ini dikehendaki tidak berlangsung kericuhan di luar lapangan, ” ujar ia.

Perihal ini lantaran apabila gunakan skema bursa, karena itu burung yang keluar dari ajang mesti dilelang. Apabila pemilik burung tak kan jual, sedang ada orang yang ingin beli karena itu bisa jadi berlangsung kericuhan

 

Sumur : jenisburung com

Advertisements

Pertarungan Berkelas Di Murai Batu, Non Teriak

Dobrakan Kicaumania Terisi Indramayu atau KMT waktu realisasi Latpres Istimewa Feat BnR, minggu 14 Oktober 2018 di Terisi. Untuk kali pertamanya KMT mengajak juri BnR serta cukuplah sukses dlam pelksanaan lomba, gelaran non teriak dapat dipertunjukan di acara KMT serta jadi contoh buat EO yang lain, lebih di daerah seputar Pantura teriakan jadi satu rutinitas serta sedikit sulit ditangani. Tapi di even yg diselenggarakan KMT berbeda kembali serta jadi keunggulan sendiri, lebih juru BnR yg diakui dengan keselurahan tampil lumayan baik serta dapat memuaskan kicaumania yg ada serta lomba non teriak dapat dikerjakan lumayan baik. Pujian terhadap panitia KMT cukuplah tegas serta Najimul jadi ketua KMT perlu dikasih pujian, dapat melakukan lomba lumayan baik.

Walau Latpres tapi berat lomba cukuplah tinggi, dapat dibuktikan burung-burung yg berhadapan memiliki mutu dapat dipercaya, terlebih di murai batu. Walau area lomba jauh dari kota Indramayu, tapi mutu mura batu yg turun cukuplah berbobot serta rata-rata penampilannya cukuplah berkualitas serta dapat dipercaya untuk turun di even bertaraf nasional.

Indramayu termasuk juga punyai basis murai batu yg cukuplah dapat dipercaya, banyak potensi-potensi dengan mutu di atas rata-rata. Irama, lagu, varian isian dan waktu kerja lumayan baik banyak tampak dilapangan. Tidak salah ajang lomba Latpres Kicaumania Terisi jadi suguhan dan pantauan yg pas untuk mengincar jagoan di murai batu. Walau Latpres tetapi peserta yg ada tidak cuma dari Indramayu yg hadir, namun Subang, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Majalengka sejumlah sertakan amunisi terbaik.

Pertarungaan dahsyat berlangsung hampir di semua kelas, dobrakan di kelas murai batu KMT berjalan dahsyat, jual beli mutu cukuplah ketat serta menarik. Khabib jagoan Reno berhadapan ketat dengan Killer amunisi lama punya Mr. Pepeng yng baru menuntaskan periode mabung. Habib pada akhirnya jadi pemenangnnya, melalui perarungan alot, ketat serta cukuplah menarik. Lebih menarik kembali berlangsung di kelas murai batu BnR, terlebih di jejeran deretan gantangan 10, 15, 22, 35 jual beli dan beradu mutu berjalan seimbang serta menarik. Juri BnR yg bekerja mesti lebih tambahan usaha giat untuk lebih cermat menentukan manakah dintara sejumlah murai batu yg tampil di atas rata-rata untuk memastikan jadi yg terunggul.

Baca Juga : jenis burung murai batu

Pada akhirnya Suka-Suka jagoan Mega yang pendatang baru jadi pemenangnya waktu turun digantangan 35 serta menundukkan Gundala dengan pengumpulan bendera cukuplah tipis waktu beraada digantangan 15. Gafazaka SF dari Gantar 0 KM yg mmbawa X-treme amunisi terbaik di murai batu pun tetap dijalur. Kali turun Xtreme kembali mengambil juara ke-1 serta 2 serta jadi sangat konstan serta masuk diposisi atas juara, lebih di mnggu terus di even Purwakarta jadi bintangnya dengan menyapu double winner.

Tidak kalah serunya pertempuran ketatpun berlangsung di kacer dengan perolehan juara pertama share rata, Lion King, Qobar serta Heliuz saling mengambil juara ke-1. Cucak hijau jadi kelas yg cukuplah berbobot di mana banyak turun jagoan-jagoan berkualitas dilomba. Sebutlah nama Oemar Oecil cucak hijau paapan atas nasional yg awal kalinya menggebrak di even nasional Purwakarta Spesial mengambil 2 kali ke-1. Kesempatan ini Oemar Oecil kembali mengambil juara ke-1 i kelas cucak Ijo Terisi. Gebrkn awal di cucak ijo kelas KMT jadi punya Guntur jagoan Mr. Ambon cs dari Jangkar Ms Tim yg menang mutlak dari beberapa lawannya. Cucak jenggot Indramayu termasuk juga salah satunya gudang juara terunggul denga banyak punyai materi cucak jenggot yg andal. Pertempuran kali jadi punya Manohara buat ngilu 2 kali ke-1 dan Virzin amunisi terunggul Bapak dari Subang yang 1 kali mengambil juara ke-1. Paling akhir di love bird baik Balibu serta dewasa jadi bintang sangat oke dilapangan kesempatan ini jatuh ketangan Cabax jagoan Mr. Wendy dari X-Xhero yg sukses membuat qua-trick atau 4 kali ke-1. Perolehan benar-benar mengagumkan dari Cabax yg tampil konstan di tiap-tiap kelas yg di turunkan.

Selesai lomba pemilihan juara SF serta BC, di mana point dihitung dari mulai sejumlah latber yg diikutinya dihimpun serta puncaknya di Ltber Special KMT Feat BnR. Pemenang di SF jatuh ketangan Puja SF denga perolehan 8 kali juara ke-1 dihitung 5 kli dari latberan serta 3 di lomba paling akhir. Sedang bird club jatuh ketangan BRC BC yg menang tipis point dari beberapa lawannya.

Aneka Makanan Kerang Saus Padang

Siapa yang tidak senang makan seafood? Sepertinya kebanyakan orang senang. Makanan laut atau seafood, seringkali kita temui di sejumlah restoran serta pedagang kaki lima yang biasa berjualan malam hari di sekitaran Ibu Kota.

Menjamurnya olahan seafood seringkali membuat beberapa orang pilih makanan laut ini.

Tidak hanya Jakarta, di daerah Depok, Jawa Barat ikut populer dengan beberapa makanan yang lezat. Kesempatan ini, AkuratKuliner bertandang ke Depok. Nah! Seperti yang kita ulas diatas, topik kesempatan ini ialah seafood. Ingin tahu kedai yang kami kunjungi? Namanya, Perang Kerang.

Mereka menyiapkan makananya diatas meja yang beralaskan kertas makan cokelat. Lantas, mereka menyiapkan bucket, atau ember. Kakanannya dihampar diatas meja, baru deh makannya bareng-bareng. Sengit kan?

Daripada semakin ngiler, mari kita icip kerang-kerangnya.

Kami pesan beberapa kerang seperti simping, macan, bambu, kerang hijau, batik, dara, serta salju dengan siraman saus padang. Hmmm. Yummy!

Mereka mempersiapkan kerang-kerangnya lantas dihampar. Disaksikan dari kebersihan kerang, ini cukuplah bersih. Dari cangkangkannya tidak bernoda ditambah lagi bau. Umumnya jika makan kerang, ada berbau amis. Apalagi, ini banyak type kerang. Tetapi, di sini benar-benar tidak.

Pertama kali, kami icip dahulu si saus Padangnya. Teksturnya cukup berminyak, warnanya cokelat serta diberi beberapa potongan daun bawang. Cukup demikian kental. Tuturnya, gunakan tepung maizena. Untuk bahan saus Padang, mereka memakai rempah alami.

“Kita gunakan jahe, serai, lengkuas, daun bawang. Selalu, gunakan kecap Inggris juga. Saus tomat, saus cabai serta gunakan ikut daun bawang merah serta putih,” jelas Gilang, Manajer Perang Kerang di Depok, Kamis, (18/10).

Tetapi entahlah, walau demikian banyak rempah yang dipakai, aroma serta perasaan rempahnya kurang rasanya. Yang merasa lebih ke saus tomat. Dikit asam, tetapi masih gurih fresh. Ingin tahu dong jika makan gunakan kerang bagaimana?

Pertama, kami coba dahulu kerang simping yang telah berlumuran saus Padang. Dari cangkangnya yang pipih, daging kerangnya berupa bundar serta tebal. Cocok dikonsumsi, rasa-rasanya serupa ikan. Dari struktur seratnya, baunya, serupa ikan laut. Tetapi, jika tidak gunakan saus, perasaan kerangnya condong pahit. Jadi, lebih baik gunakan saus ya.

Mari berubah ke kerang tahu. Cangkangnya berwarna putih pekat. Apakah karenanya diberi nama kerang tahu? Cocok dikonsumsi, seperti tahu. Teksturnya lembut. Akan tetapi, ada dikit lendir. Mungkin, itu memang teksturnya. Bukan sebab telah basi ataukah tidak wajar makan kok. Serta, meskipun berlendir, ini tidak berbau amis.

Lantas, kerang batik. Dari cangkangnya, motifnya serupa batik. Warnanya cukup kuning pucat. Sama dengan makan kerang tahu. Teksturnya cukup dikit berlendir akan tetapi tidak sekitar kerang tahu.

Struktur dagingnya begitu kenyal. Dianjurkan makannya cocok kembali hangat ya. Untuk kerang macan, cangkangnya unik. Bertotol-totol serupa macan tutul. Masalah perasaan, dagingnya keras waktu dikonsumsi, serupa seperti tulang muda pada ayam goreng. Kerang salju, ini jadi favorite kami. Sebab, dagingnya banyak serta panjang. Memang, kerang salju ini memiliki cangkang yang panjang.

Akan tetapi waktu dikonsumsi, dagingnya begitu lembut berwarna putih. Tetapi kamu mesti cermat. Kerang ini miliki sisi daging yang cukup kehitaman yang berisi pasir. Pasti aneh di mulut. Pahit juga rasa-rasanya. Tetapi, dagingnya sebenanrnya enak, ditambah lagi jika telah disiram saus Padang. Ajib sekali!

Paling akhir, kerang bambu. Sayang sekali kami bisa yang masih tetap baby. Memiliki bentuk, kecil imut-imut. Rasa-rasanya dikit alot serta kenyal.

 

Tautan : kerang tiram cantik

Menikmati Alam Gunung Ciseeng

Terus-terusan ada yang menarik untuk dieksplor saat Anda berwisata ke Bogor, Jawa Barat. Danau, pegunungan, sampai air terjunnya membuat siapapun akan kagum memandangnya.

Salah satunya tujuan wisata alam yang bisa di nikmati saat berwisata ke Bogor ialah kolam renang air panas alam yang berada di kaki bukit Gunung Panjang Ciseeng. Penduduk seputar sering mengatakan pemandian air panas Tirta Sanita Ciseeng yang ada di Desa Ciseeng, Kecamatan Parung, Bogor.

Di kaki bukit ini, ada beberapa kolam air panas yang unik tersusun rapi. Airnya jernih serta memiliki kandungan belerang, hingga sering diakui bisa mengobati penyakit kulit.

Saat berendam di kolam air panas, traveler bisa nikmati panorama lembah yang memikat. Nuansa teduh serta asri di seputar kolam terasanya seperti di pedesaan.

“Menurut penelitian Thai Engineering Matrealis Analysis, C.Ltd, sumber air panas Tirta Sanita Ciseeng Bogor ini dapat jadikan menjadi pilihan pengobatan penyakit kulit dan tulang. Perihal ini karena disebabkan air panasnya mempunyai kandungan garam yang dapat membuat kulit jadi makin halus, bila berendam saat beberapa saat,” catat Instagram @indoflashlight diambil Selasa (23/10/2018).

Selanjutnya : ikan cupang mahal

Sumber air panasnya datang dari gunung kapur yang banyak terkandung belerang. Jadi, air panasnya begitu baik untuk kesehatan sendi serta tulang. Semestinya daerah pegunungan, obyek wisata Tirta Sanita Ciseeng tawarkan hawa sejuk serta fresh.

Jejeran pohon palem raja yang teratur rapi disamping kanan serta kiri menghiasi pemandian air panas ini. Di samping pohon palem raja ada ruang bermain anak. Bila telusuri lebih jauh kembali, Anda akan menjumpai kios-kios penjual ikan cupang yang dikemas dalam botol plastik.

Di sini, ada ikut batu ukuran besar yang bisa beralih-alih warna jadi putih. Hal tersebut berlangsung sebab terdapatnya kandungan belerang pada gunung kapur. Bila dikit menaiki batu besar itu, maka tampak kolam air panas yang warnanya putih kehijauan. Kolam air panas berikut yang dipakai untuk berendam terbuka serta ramai-ramai bersama dengan pengunjung lainnya.

Rute perjalanan ke pemandian air panas Tirta Sanita Ciseeng memerlukan waktu 40 menit dari pusat Kota Bogor. Untuk cost ticket juga masuk murah, yakni Rp6.000-Rp8.000. Akan tetapi, ada cost penambahan bila Anda ingin berendam di air panas, yakni Rp10.000-Rp50.000.